Tim gabungan melakukan pencarian korban tenggelam di sekitar Dermaga ujung pelabuhan PT Multi Persadagatra Megah (MPG), Kelurahan Lanjas.(foto: Theo)

LINTASKABAR24, Muara Teweh – Musibah kembali terjadi di Sungai Barito, wilayah Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara. Dua pria dilaporkan hilang diduga tenggelam di sekitar Dermaga PT Multi Persadagatra Megah (MPG), Kelurahan Lanjas, pada Sabtu malam 4 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.

Kedua korban diketahui bernama Aleksandro Brianonggasa (25), seorang anak buah kapal (ABK), serta anggota Polri, Bripda Vikma Setiawan. Hingga kini, identitas lengkap anggota Polri tersebut masih dalam pendataan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula saat kapal tongkang kosong hendak bersandar untuk melakukan pengisian crude palm oil (CPO) di dermaga. Saat proses tersebut berlangsung, Bripda Vikma Setiawan diduga terjatuh ke sungai ketika melakukan pengawasan. Melihat kejadian itu, Aleksandro Brianonggasa berupaya memberikan pertolongan, namun keduanya justru ikut tenggelam dan hilang di perairan Sungai Barito.

Peristiwa ini baru diketahui pada Minggu pagi 5 April 2026, setelah pihak Brimob melaporkan bahwa salah satu anggotanya yang bertugas mengawal kapal tidak dapat dihubungi.

Upaya pencarian sempat dilakukan pada malam hari hingga pukul 02.00 WIB menggunakan metode tradisional dengan bantuan duri rotan, dengan harapan dapat mengait pakaian korban. Namun, hingga pencarian dihentikan sementara, kedua korban belum berhasil ditemukan.

Memasuki hari pertama pencarian, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Polairud, Disdamkarmat, Polres Barito Utara, Dinas Perhubungan, serta relawan melakukan koordinasi dan menyepakati penyisiran dengan radius sekitar 500 meter dari titik kejadian. Pencarian dilakukan menggunakan satu unit speedboat BPBD dan satu unit speedboat Polairud.

Kapolres Barito Utara Singgih Febiyanto melalui Kasat Reskrim Ricky Hermansyah saat dikonfirmasi pada Minggu 5 April 2026 kemarin menyampaikan bahwa penanganan awal kasus tersebut dilakukan oleh Satpolair.

“Sementara penanganan awal oleh Satpolair. Untuk informasi lebih lanjut dapat berkoordinasi dengan Humas Polres Barito Utara,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kepala BPBD Barito Utara Simamoraturahman melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Rizali Hadi menyampaikan bahwa pencarian terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan.

“Tim telah melakukan koordinasi dan menyisir area dengan radius kurang lebih 500 meter dari titik kejadian menggunakan speedboat. Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian dan belum ditemukan,” ungkap Rizali.

Ia menambahkan, seluruh unsur terkait akan terus berupaya maksimal hingga korban berhasil ditemukan, serta mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi untuk turut membantu memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.(Theo/LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here