
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Kegiatan apel Senin yang dilaksanakan pada Senin 30 Maret 2026 di halaman SMP Negeri 1 Muara Teweh mendapat apresiasi dari kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Syahmiludin A Surapati.
Syahmiludin menyampaikan, bahwa kegiatan apel pasca-libur memiliki peran penting dalam membangun kembali ritme belajar siswa.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan apel perdana yang dilaksanakan di SMPN 1 Muara Teweh ini. Ini menjadi sarana efektif untuk mengingatkan kembali siswa akan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta semangat belajar setelah libur panjang,” ungkapnya.
Syahmiludin juga berharap seluruh satuan pendidikan di Barito Utara dapat memanfaatkan momentum pasca Idul Fitri untuk meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari segi akademik maupun pembentukan karakter.
Sebelumnya, Apel Senin 30 Maret 2026 ini dipimpin langsung oleh Kepala SMPN 1 Muara Teweh, Maslan S.Pd.I dan dihadiri seluruh dewan guru SMPN 1 Muara Teweh serta peserta apel dari kelas VII hingga kelas IX.
Dalam amanatnya, Pembina upacara (Kepala SMPN 1 Muara Teweh) Maslan menyampaikan pentingnya menjadikan momentum pasca-libur sebagai awal untuk kembali menata semangat belajar. Ia menegaskan bahwa kehadiran di sekolah bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya membangun masa depan dan meraih cita-cita.
Selain itu, Kepala SMPN 1 Muara Teweh juga memberikan apresiasi kepada petugas upacara yang telah melaksanakan tugas dengan baik, serta kepada seluruh warga sekolah atas berbagai prestasi yang telah diraih, termasuk keberhasilan memperoleh juara dua dalam salah satu ajang kompetisi.
Ia juga menyampaikan bahwa apel Senin ini menjadi titik awal untuk memperkuat kembali kedisiplinan dan karakter siswa setelah menjalani ibadah Ramadan.
“Pasca Ramadan dan Idul Fitri ini, kami ingin menanamkan kembali nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta akhlak mulia kepada seluruh siswa. Momentum ini sangat tepat untuk memulai dengan semangat baru dalam kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.
Maslan juga menekankan pentingnya perubahan sikap setelah menjalani ibadah puasa. Menurutnya, keberhasilan Ramadan harus tercermin dalam perilaku sehari-hari siswa di lingkungan sekolah maupun di rumah.
“Kalau setelah Ramadan tidak ada perubahan ke arah yang lebih baik, berarti perlu ada evaluasi dalam diri kita. Sekolah tidak hanya tempat belajar ilmu, tetapi juga membentuk karakter,” tambahnya.
Apel ditutup dengan ajakan kepada seluruh siswa untuk terus menghormati guru, menjaga kebersamaan, serta memanfaatkan waktu belajar dengan sebaik-baiknya demi meraih prestasi dan membanggakan orang tua serta sekolah.
Usai pelaksanaan apel Senin, Kepala SMPN 1 Muara Teweh Maslan bersama para dewan guru SMPN 1 Muara Teweh melaksanakan kegiatan halal bi halal.(Theo/LK1)




