Ket foto : Sekretaris Daerah Barito Utara Drs Muhlis saat memimpin apel pagi di halaman kantor Bupati, baru-baru ini di Muara Teweh.(foto: LK1)

Lintaskabar24, Muara Teweh – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Utara, Drs Muhlis mengharapkan setiap kegiatan apel pagi dan siang yang dilaksanakan terus berlanjut atau terus menerus dilaksanakan seperti ini agar pemberian Tambahan Pemberian Penghasilan (TPP) yang sesungguhnya.

“Pemberian TPP ini akan diberikan berdasarkan kinerja kita, mulai dari apel pagi, sore sampai pelaksanaan tugas kita yang terukur. Harapannya sekarang kita memberikan pelajaran, sebelum nanti diterapkan. Kalau sudah diterapkan, kita belum siap tentu akan merugikan kita sendiri,” kata Muhlis, Minggu 13 November 2022.

Begitu juga, kata Sekda, Bupati beberapa waktu lalu memberikan pesan terutama untuk kita semua, untuk tenaga honorer. Bahwa bupati akan memperjuangkan tenaga honorer kita ini walaupun ada ketentuan sampai batas akhir November 2023 harusnya sudah tidak ada lagi tenaga honorer.

“Tapi beliau tetap akan memperjuangkan tenaga honorer yang ada di daerah kita, apakan dengan menyampaikan surat secara khusus kepada Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan RB agar ada dispensasi,” kata Sekda.

Karena, tambah Muhlis, bupati menyadari bahwa tenaga honorer kita itu mempunyai peran penting didalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dan tentunya kalau keberadaan tenaga honorer ini diputus langsung pada waktunya akan memberikan dampak yang besar terhadap pelaksanaan tugas pemerintahan.

Disamping itu juga, ucapnya, bupati juga tidak ingin melihat nanti akan ada banyak pengangguran di tempat kita. Bisa kita bayangkan di Barito Utara ada sekitar 3.900 tenaga honorer yang diterima, tidak mungkin serentak diterima langsung, dan yang bisa diterima hanya 800 atau 900 orang.

“Artinya masih ada 3.000 an orang pada saatnya nanti diberhentikan dan itu akan menambah angka pengangguran di daerah kita. 3.000 an ditambah lagi dengan keluarganya. Hal itu yang tidak dikehendaki oleh bupati Barito Utara H Nadalsyah. Karena itu beliau selalu mencari solusi yang baik dengan melakukan koordinasi dan konsultasi dengan pemerintah pusat,” kata mantan Kepala BappedaLitbang Barito Utara ini.(LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here