
LINTASKABAR24, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melaksanakan seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB) sebagai tahapan akhir dalam penjaringan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026.
Kegiatan seleksi tersebut digelar pada Senin 6 April 2026 di Arena Tiara Batara, Muara Teweh, dan diikuti oleh sebanyak 68 peserta yang sebelumnya telah lolos tahapan seleksi kesamaptaan pada 5 April 2026 di Stadion Swakarya.
Dalam seleksi PBB ini, peserta diuji dalam 12 materi gerakan yang menjadi indikator penilaian, meliputi sikap sempurna, hormat, jalan di tempat, sikap istirahat, langkah biasa, langkah tegap, meluruskan barisan, gerakan melangkah ke berbagai arah, hadap kanan dan kiri, serong kanan dan kiri, balik kanan, hingga kemampuan memberikan suara aba-aba.
Kepala Badan Kesbangpol Barito Utara Rayadi melalui Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Sumadi Kamarol, Senin 6 April 2026 di lokasi seleksi menyampaikan bahwa tahapan ini merupakan penentu akhir bagi peserta untuk menjadi calon anggota Paskibraka tingkat kabupaten.
“Seleksi PBB ini merupakan tahapan terakhir yang sangat menentukan. Dari 68 peserta, akan dipilih sebanyak 51 orang untuk menjadi calon Paskibraka Kabupaten Barito Utara tahun 2026,” ujar Sumadi Kamarol.
Ia menjelaskan, dari 51 peserta yang terpilih nantinya, sebanyak tiga pasang atau enam orang akan kembali diseleksi untuk mewakili Kabupaten Barito Utara pada tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. “Sedangkan untuk anggota Paskibraka tingkat kabupaten tahun 2026 akan ditetapkan sebanyak 45 orang,” tambahnya.
Sumadi berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam seleksi ini, serta menjunjung tinggi kedisiplinan, kekompakan, dan semangat nasionalisme sebagai calon pengibar bendera pusaka.(Theo/LK1)




