ket foto : Ketua TP PKK Barito Utara, Hj Sri Hidayati Nadalsyah bersama Plt Kepala BKKBN provinsi Kalimantan Tengah, dr Fitriyanto Laksono, dandim 1013 Muara Teweh, Kepala BKKBN Barito Utara dan Ketua Dharma Wanita saat memimpin kegiatan audit kasus stunting dan manajemen kasus stunting tahap II tingkat Kabupaten Barito Utara di ruang pertemuan Hotel Armani Muara Teweh, Kamis 20 Oktober 2022.(LK1)

Lintaskabar24, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus berupaya membantu masyarakat untuk menekan dan menurunkan kasus stunting. Dimana stunting adalah masalah gizi yang cukup signifikan terkait dengan pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga tinggi badan anak terhambat.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara, Hj Sri Hidayati Nadalsyah menyampaikan bahwa stunting merupakan kasus serius maka dari itu perlu upaya bersama dalam mencegah stunting di wilayah kabupaten Barito Utara.

Pemerintah Barito Utara terus berupaya membantu masyarakat dan pemerintah setempat untuk menekan dan menurunkan kasus stunting yg mana sesuai dengan peraturan presiden no 72 tahun 2021 serta menggerakkan para kader PKK baik ditingkat kecamatan, kelurahan maupun desa sebagai bentuk nyata dalam upaya percepatan penurunan kasus stunting.

“Harapan kedepan mudah-mudahan Barito utara Zero asus stunting dan anak-anak dapat tumbuh dengan sehat” kata Hj Sri Hidayati pada kegiatan audit kasus stunting dan manajemen kasus stunting tahap II tingkat Kabupaten Barito Utara di ruang pertemuan Hotel Armani Muara Teweh, Kamis 20 Oktober 2022.

Sementara itu, Plt Kepala BKKBN provinsi Kalimantan Tengah, dr Fitriyanto Laksono menyampaikan seluruh pemerintah baik pusat maupun daerah harus saling bersinergi dalam upaya menurunkan kasus stunting di wilayah kerjanya masing-masing.

“Diharapkan setelah adanya diskusi panel audit kasus stunting ini kedepannya kita bisa bersama-sama dapat menanggulangi kasus stunting yang ada di wilayah kerja kita masing-masing terutama di Barito Utara,” ungkapnya.

Komandan Kodim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf Edi Purwoko menambahkan, bahwa Kodim 1013 Muara Teweh turut berperan dalam membantu baik pemerintah pusat maupun daerah dalam upaya penurunan kasus stunting terutama di wilayah kerja Barito Utara.

“Koordinasi selalu dilakukan baik bersama Pemerintah Daerah maupun stakeholder lain yang terlibat dalam program penurunan kasus stunting di wilayah kerja yaitu Kabupaten Barito Utara,” terang Dandim.(LK1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here